Kembali Ke Kampus Perjuangan

Setelah dua tahun berkeliaran, akhirnya saya kembali ke kampus. Pengalaman di luar dunia pendidikan memberikan pelajaran lebih realistis dibandingkan dengan hegemoni idealisme perguruan tinggi. Pada dasarnya cara kerjanya sama, berhubungan dengan orang lain untuk perencanaan hingga eksekusi akhir. Bedanya, di luar lebih mengutamakan nilai kapital sebagai acuan utama. Akhirnya saya mengetahui sebagian proses kehidupan untuk lebih mendewasakan dan membiasakan diri.

Keputusan kembali berkuliah bukan tanpa alasan. Memang sempat menginginkannya, namun sempat juga ingin menundanya untuk tetap di jalur profesional. Saya melihat kesempatan dan peluang yang belum pernah terlihat sebelumnya saat berusaha berkuliah dan itu tidak datang lagi dalam waktu yang sangat lama. Beasiswa PMDSU (Program Pendidikan Magister Menuju Doktor Untuk Sarjana Unggul) meyakinkan saya dengan berbagai kesiapan berkas yang tak terpakai lagi.

Beasiswa tersebut mengharuskan mahasiswa yang memperolehnya untuk berkuliah empat tahun sekaligus, rentangnya sama dengan jenjang S1 dalam waktu normal. Selama itu mahasiswa dituntut untuk menghasilkan karya penelitian yang berkualitas internasional setiap semester dalam bidang yang dipilih bersama bimbingan promotor terpilih.

Saya meyakini beasiswa ini yang sebenarnya saya cari karena kedepannya akan membuka jalan untuk kesempatan berkarya lebih masif. Jauh lebih luas daripada meneruskan jalur profesional. Tantangannya pun akan lebih bervariatif. Di dunia profesional kita dituntut untuk menghadapi tantangan nyata di lapangan sedangkan sedikit sekali kesempatan untuk membuat tantangan sendiri. Taruhannya adalah nilai kapital karena pada dasarnya yang dicari adalah keuntungan. Itu menjengkelkan bagi saya karena bukan hanya sekedar keuntungan yang saya cari.

Saya ingin membuat, menemukan, dan mengaplikasikan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Lalu bagaimana akan mudah didapatkan di dunia profesional? Di lembaga pendidikan hal seperti itu mudah untuk dilakukan. Karena itu hobi saya, kehidupan saya.

Berada di lingkungan pendidikan bukan berarti aman dari tantangan. Kini tugas besar menunggu saya untuk berkontribusi lebih serius dan tidak hanya berpikir bagaimana perkuliahan ini selesai. 

Comments

  1. Selamat masbro, akhirnya kuliah lagi. Calon doktor pula. Tapi emang kau cocok lah jadi akademisi. Semoga kebaikan selalu menyertaimu..

    Wis ngurus resign kan.. Hehehe.

    Vivat ITS
    Viva Lumajang

    ReplyDelete
  2. Idih, seneng deh liat mas ganteng balik ke kampus

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menikmati Perjalanan

Terjebak Isu Internasional

Dilema Kapal Selam Nasional