Feasibility Study Kerjaan

Kalau dapat kerjaan, seketika memikirkan feasibility study

Apa yang akan dikerjakan, bagaimana caranya, seberapa lama, jika diterima apa mungkin selesai, butuh apa saja agar selesai, di kategori menantang atau mudah, duitnya cukup? 

Selalu saya sempatkan memikirkan bagaimana sebuah kerjaan dapat selesai atau bagaimana jika ditawarkan kerjaan dengan feasibility study sederhana tersebut. Prinsipnya, jangan asal ambil kerjaan, harus ada tawar-menawar dan deal di awal. Repot sekali jika sudah dikerjakan dan terasa berat di tengah jalan. Rasanya rugi berjamaah dengan kolega terkait. 

Pemikiran tersebut tentu tidak datang dengan sendirinya. Butuh pengalaman dan berbagai referensi. Saya rasa setiap orang sudah pernah mengalaminya, namun mungkin tidak sadar bahwa proses itu seperti yang saya istilahkan sebagai "feasibility study kerjaan". Saya pernah menjadi orang yang "sing penting budal" atau yang penting berangkat dan jalani. Namun, standar perlu naik, "nek budal kudu jelas", kalau berangkat harus jelas bagaimana kedepan. Ada banyak kerjaan yang sebenarnya tidak jelas. 

Lalu bagaimana jika terlanjur dihadapkan dengan kerjaan yang tidak jelas? Disini leadership kita ditantang. Keputusan harus tepat dan saya rasa kita harus komitmen dengan setiap kerjaan. Prinsip saya, kerjaan yang diambil harus selesai bagaimanapun risikonya, itu namanya komitmen. Jika memang terdeteksi ketidakjelasan harus berani pasang badan membuat kesepakatan-kesepakatan baru. 

Ini tidak hanya kerjaan dengan kolega ataupun tim, bisa jadi kerjaan diri sendiri. Kerjaan dalam tim bisa jadi sebuah kerjaan dengan kontrak ataupun kesepakatan non-formal. Namun, tetap harus jelas dengan kesepakatan bersama. Terkadang kita dihadapkan dengan kerjaan karena keputusan kita sendiri, misalnya seperti saya mengambil studi doktor. Saya dengan pribadi saya sendiri harus ada kesepakatan yang berujung pada komitmen bahwa studi harus selesai. 

Feasibility study sederhana ini cukup penting. Bagaimana pendapat Anda? 

Comments

Tulisan yang banyak dibaca

Kembali Ke Kampus Perjuangan

Teruntuk Angkatan 2011 Teknik Sistem Perkapalan

Menghadapi Krisis Kepribadian