Pengalaman Mendapat Beasiswa PKPI/Sandwich-Like di Kanada - Riset

Kegiatan PKPI/Sandwich-like dengan beasiswa dari Kemenristekdikti telah usai setahun yang lalu tepat saat pandemi Covid dimulai di Indonesia. Rasanya belum lengkap jika belum saya bagikan bagaimana proses saya mendapat beasiswa tersebut. Menurut saya beasiswa ini akan bertahan dan akan terus ditawarkan untuk mahasiswa doktor dalam beberapa tahun kedepan. 

Meskipun demikian, mungkin pandemi Covid masih menjadi penghambat kapan beasiswa ini ditawarkan kembali. Mengingat beasiswa ini diperlukan perjalanan ke luar negeri seperti tujuan utama beasiswa ini yaitu riset bersama dengan profesor di luar negeri untuk meningkatkan kualitas publikasi artikel ilmiah internasional.

Program PKPI ini saya jalankan di University of Manitoba, Winnipeg, Kanada. Cukup jauh bagi saya yang belum pernah ke luar negeri, ibaratnya Kanada ada di balik bumi Indonesia. Mendapat kesempatan kesana adalah pengalaman yang berharga. Apalagi dengan beasiswa ini saya bisa bertemu dengan profesor papan atas di bidang yang saya geluti saat ini.

Bayangkan saja, nama-nama yang selama ini kita baca di artikel ilmiah berkualitas berada di hadapan kita untuk berkolaborasi menulis artikel berkualitas. Luar biasa. Oleh sebab itu, saya akan membagikan bagaimana saya mendapatkan kesempatan itu. Barangkali ada satu, dua, atau semua pembaca yang bisa mendapatkan kesempatan yang sama seperti saya. 

Seputar Beasiswa PKPI

Beasiswa PKPI atau Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional merupakan inisiasi dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, nantinya mungkin akan diatur oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sasaran beasiswa ini yaitu mahasiswa yang sedang mengambil jenjang doktor di dalam negeri. Durasi untuk besiswa ini yaitu hanya untuk tiga sampai enam bulan.

Ada dua jenis mahasiswa doktor yang mendapat kesempatan ini yaitu mahasiswa doktor dengan latar belakang dosen dan mahasiswa doktor yang mendapat beasiswa PMDSU. Kebetulan saya merupakan mahasiswa doktor dengan beasiswa PMDSU. Saya membahas khusus cara untuk mendapatkan beasiswa PMDSU. 

Mahasiswa doktor diwajibkan untuk menghasilkan publikasi artikel ilmiah sebagai syarat kelulusan atau sebut saja sebagai syarat kualifikasi utama. Artinya, publikasi artikel ilmiah adalah wajib bagi mahasiswa doktor. Tentu sebagai mahasiswa doktor telah mengetahui bahwa penelitian yang dilakukan harus memberi kontribusi keterbaruan terhadap ilmu pengetahuan. 

Oleh sebab itu, publikaksi hasil penelitian penting untuk memposisikan keterbaruan penelitian kita diantara banyak publikasi yang telah dilakukan. Selama proses publikasi tersebut ada berbagai proses untuk menentukan bahwa artikel tersebut layak dan baru. 

Program beasiswa PKPI akan sangat membantu untuk proses publikasi ilmiah sebab waktu untuk menyelesaikan studi doktor hanya tiga tahun. Bisa diibaratkan beasiswa ini berguna untuk akselerasi proses publikasi karena kita akan mendapatkan dana khusus untuk melatih dan menulis artikel ilmiah dengan profesor pilihan yang berpengalaman. Meskipun kita telah dibimbing oleh seorang profesor/pembimbing di dalam negeri, profesor di luar negeri akan memberikan insight baru untuk publikasi ilmiah.

Setidaknya ada beberapa hal yang telah saya dapatkan dengan program PKPI ini, diantaranya yaitu ilmu, pengalaman, fasilitas, dan relasi. Ilmu tentang dunia publikasi artikel ilmiah sangat banyak saya dapatkan melampaui bacaan teks. Rasanya berbeda saat mendapat penjelasan langsung secara privat bersama profesor yang telah berpengalaman mempublikasikan artikel hasil penelitiannya di jurnal internasional bereputasi tinggi.

Percakapan seputar publikasi artikel ilmiah berlangsung cukup banyak dan berlangsung dalam setahun terakhir baik secara tatap muka ataupun online. Pengalaman luar biasa saya dapatkan saat dapat menulis artikel ilmiah bersama. Selain itu, beberapa data penelitian saya dapatkan dengan menggunakan fasilitas yang ada di sana yang tidak bisa saya dapatkan disini. Di sisi lain, saya  mendapat beberapa relasi yang cukup membantu untuk proses penulisan artikel ilmiah dan riset saya. 

Seleksi Berkas

Mendapatkan beasiswa PKPI tentu harus melalui beberapa tahap seleksi. Seperti seleksi pada umumnya, seleksi berkas merupakan tahapan pertama yang harus dilalui. Dalam seleksi berkas ini dapat saya rangkum pada beberapa poin, namun intinya adalah kita harus menunjukkan dalam berkas kita bahwa kita telah siap untuk mendapatkan beasiswa ini. Kunci untuk mendapatkan beasiswa adalah "act as if you already have it" atau bayangkan seolah-olah kita telah mendapatkannya.

Tentu, awardee beasiswa PKPI harus telah melalui ujian proposal, mampu berbahasa asing, dan telah menemukan calon profesor pembimbing di luar negeri. Oleh sebab itu, berkas utama yang perlu dipersiapkan diantaranya seperti surat keterangan telah ujian proposal, hasil tes bahasa asing, dan letter of acceptence atau letter of invitation dari calon pembimbing. Selebihnya dapat dilihat pada berkas syarat beasiswa dari Kemendikbud nanti. Tentunya syarat yang telah saya sebutkan menurut saya merupakan syarat esensial yang cukup sulit dipenuhi.

Seleksi Wawancara

Setelah mendapat ucapan selamat telah seleksi berkas maka selanjutnya adalah seleksi wawancara. Beberapa profesor terbaik di negeri ini akan mewawancarai peserta yang telah lolos seleksi berkas. Mereka akan membuktikan secara head to head bahwa peserta yang telah mereka pilih secara di atas kertas benar-benar layak untuk mendapatkan beasiswa. Ekspektasi mereka bahwa mereka akan meloloskan peserta yang dapat menulis artikel ilmiah berkualitas dengan profesor papan atas luar negeri dengan lancar. Artinya, pada tahap ini kita akan diwawancarai berbagai pertanyaan seputar itu. 

Intinya, apakah kita secara pribadi telah siap untuk menyelesaikan program? Bagaimana dengan persiapan berkas kita? Apakah pernah ke luar negeri? Jika belum, bagaimana kita bisa menjamin akan lancar? Bagaimana dengan urusan di dalam negeri? Bahasa asing kita apakah sudah lancar? Kepribadian kita apakah tidak bermasalah? Pernahkah kita menulis artikel ilmiah sebelumnya? Apakah data yang akan kita bawa cukup? Mau apa kita disana?. Saya rasa beberapa pertanyaan tersebut dapat memberikan bayangan bagi kita yang akan wawancara. Ingat, dalam seleksi wawancara ini dilakukan dalam bahasa inggris.

Persiapan Keberangkatan

"Selamat Anda telah lolos seleksi wawancara beasiswa PKPI"

Bagian ini merupakan bagian yang menyenangkan bagi saya. Persiapan keberangkatan mengumpulkan beberapa peserta yang lolos dari penjuru negeri untuk mendapat pembekalan sebelum ke luar negeri. Tentunya persiapan ini semata-mata untuk membekali kita agar dapat dengan mudah menjalankan misi PKPI nanti. Pembekalannya berjalan formal dalam beberapa hari yaitu mengenai bagaimana cara beradaptasi di negara tujuan, persiapan penelitian dan penulisan artikel ilmiah, persiapan ke luar negeri, dan seputar komponen beasiswa PKPI. 

Persiapan keberangkatan PKPI tahun lalu berlangsung di Jakarta Selatan di salah satu hotel. Pada waktu itu kami penerima beasiswa mendapatkan banyak pembekalan yang luar biasa baru bagi saya yang belum pernah ke luar negeri. Bagian paling menarik bagi saya yaitu dapat bertemu berbagai profesor dan kolega yang memberi banyak berbagi ilmu dan motivasi.

Berangkat ke Kanada

Setelah pembekalan, setiap penerima beasiswa sibuk menyiapkan keberangkatannya masing-masing. Kami harus menyiapkan visa, rekening tabungan khusus, berkas perijinan, penginapan, dan lain sebagainya agar keberangkatan berhasil. Proses keberangkatan merupakan proses yang paling krusial terhadap keberhasilan beasiswa ini. Kami selama pembekalan diingatkan bahwa "selama belum di kursi pesawat maka beasiswa ini belum kami dapatkan". Tentu saja, selama belum di kursi pesawat artinya segala persiapan yang telah kami lakukan akan sia-sia. Maka tidak ada pilihan lain selain membuat kami bisa duduk di pesawat dengan tenang. 

Berangkat ke Kanada merupakan cerita lain dari perjalanan beasiswa ini. Beberapa cerita telah saya tuliskan di blog ini. Cek saja di link ini

Semoga pembaca mendapatkan kesempatan sama seperti yang telah saya dapatkan atau bahkan lebih.

Comments

  1. MasyaAllah mantap kali, sekali ke luar negeri langsung jauh yes, dan tentuya with a purpose... kayaknya menarik kalo kapan2 dibahas dalam bentuk video ya hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Pak, rejeki wkwk
      Rasanya kalau ke LN cuma jalan-jalan masih sulit direalisasikan untuk sekarang
      Boleh lah kalau mau sharing pakai video wkwk

      Delete

Post a Comment

Bagaimana komentarmu?

Tulisan yang banyak dibaca

Kembali Ke Kampus Perjuangan - Perjalanan

Hampir Ketinggalan Pesawat ke Kanada - Perjalanan