Posts

Showing posts with the label #2017

Ship Pollution During The Operation

Maritime industry contributes for domination of marine pollution. It’s a huge business inside which bigger ship is delivered amount of cargo that no others vehicle can handle to distribute. Hence, the air emissions which are produced by ship main engine should be controlled with high technology innovation.

A ship can sail in a long distance once she departs to the port destination around the world. The longer distance requirement from the owner, the bigger engine they need to install with huge power and fuel consumption. It means the bigger pollution will be generated outside that can negatively give an unbalanced-load of natural air circulation.

Generally, several fuel characteristic for marine diesel engine has high emission production such as NOx, SOx, and COx. It has dangerous effect to our environment, so the world has a special regulation to minimize the air pollution in MARPOL (Marine Pollution) Annex VI that issued by IMO (International Maritime Organization). Most of all count…

Mengawali Perkuliahan, Sebagai Mahasiswa PMDSU

Serangkaian seleksi penerimaan mahasiswa baru pascasarjana oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah usai. Dari Jakarta ke Surabaya, setiap bulan sudah berusaha untuk menyelesaikan itu semua sejak bulan Maret hingga Juli lalu. Kini telah resmi menjadi mahasiswa jurusan Teknik Sistem dan Pengendalian Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan, tentunya dilengkapi dengan resminya sebagai mahasiswa dalam program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) batch 3.

Sekilas Tentang PMDSU

PMDSU merupakan beasiswa yang dikeluarkan oleh Kementerian Ristekdikti untuk sarjana dengan kriteria tertentu untuk menyelesaikan program magister dan doktor selama empat tahun di perguruan tinggi terpilih di Indonesia. Beasiswa ini telah dikeluarkan sebanyak tiga kali setiap dua tahun sekali mulai dari batch 1 hingga 3 sekarang. Selain mahasiswa para promotornya pun diseleksi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Harapannya lulusan dari beasiswa ini bisa menjadi dosen yang b…

Kembali Ke Kampus Perjuangan

Setelah dua tahun berkeliaran, akhirnya saya kembali ke kampus. Pengalaman di luar dunia pendidikan memberikan pelajaran lebih realistis dibandingkan dengan hegemoni idealisme perguruan tinggi. Pada dasarnya cara kerjanya sama, berhubungan dengan orang lain untuk perencanaan hingga eksekusi akhir. Bedanya, di luar lebih mengutamakan nilai kapital sebagai acuan utama. Akhirnya saya mengetahui sebagian proses kehidupan untuk lebih mendewasakan dan membiasakan diri.

Keputusan kembali berkuliah bukan tanpa alasan. Memang sempat menginginkannya, namun sempat juga ingin menundanya untuk tetap di jalur profesional. Saya melihat kesempatan dan peluang yang belum pernah terlihat sebelumnya saat berusaha berkuliah dan itu tidak datang lagi dalam waktu yang sangat lama. Beasiswa PMDSU (Program Pendidikan Magister Menuju Doktor Untuk Sarjana Unggul) meyakinkan saya dengan berbagai kesiapan berkas yang tak terpakai lagi.

Beasiswa tersebut mengharuskan mahasiswa yang memperolehnya untuk berkuliah e…

Rekayasa Ragam

Image
Berbagai hal yang berbeda jika direkayasa dengan benar maka akan menjadi sesuatu yang unik, baru, kuat, dan maju. Misalnya tembaga dan plastik, hasil rekayasa kedua bahan ini bisa sangat kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk kabel. Sama halnya dengan mobil, kapal, pesawat, itu semua hasil rekayasa para engineer. 
Keberagaman bahan baku juga menjadi referensi penting untuk kepentingan rekayasa. Sebagai contoh saya yang bekerja sebagai marine engineer, memilih tipe mesin, karakter, power, bahkan merk saja butuh referensi. Seorang desainer saja tidak bisa berkembang tanpa adanya referensi yang tangguh, entah dari orang lain ataupun dari berbagai segi kehidupan.



Sederhananya, dapat dipahami dari cara kita berpenampilan. Ada saatnya kita memakai peci, saatnya bergaya kasual, dan saatnya ber-jas formal. Darimana kita tahu apa itu kasual, peci, jas, tanpa adanya referensi? Coba saja googling, cari gaya macam apa itu dan biasanya seperti apa, itu sudah termasuk mencari refere…

KOTAK CUMA-CUMA

Image
Ini merupakan sebuah inovasi lama untuk mengajak bersedekah bersama dan untuk membantu bersama saudara yang membutuhkan tanpa ada rasa malu, tinggi hati, rendah hati, atau apapun rasa itu yang mengganjal di pikiran. Sebuah kotak yang didesain khusus untuk mengumpulkan uang dari siapapun dan diambil oleh siapapun.

Kotak tidak akan bergerak kemanapun atau diambil oleh siapapun. Selamanya kotak akan tetap permanen ditempatkan di tempat tertentu. Siapa yang mengambil dan siapa yang memberi tidak akan ada yang tahu kecuali dirinya sendiri. Tentu dengan desain khusus kotak ini pula dapat bertahan sangat lama.

Sejarahnya, dahulu kala di jaman Nabi Muhammad SAW, di masjid selalu ada tempat khusus persis seperti deskripsi di atas. Sayangnya kini kotak amal di masjid bertransformasi menjadi sulit untuk dibuka, bahkan digembok. Artinya, amal dan sedekah kemungkinan besar berhenti di masjid saja.
Ada beberapa alasan kuat, diantaranya untuk dana masjid mulai dari pembangunan hingga operasional…

Membaca Tanpa Makna

Menggali pengetahuan dari sebuah media baca sudah dianut oleh berbagai kaum sejak dahulu kala. Terbukti dengan tetap dijaganya kitab, buku, atau benda lain yang bertuliskan huruf kuno ataupun modern. Permasalahannya klasik yaitu terkadang tulisan dibaca tanpa dimaknai isinya, padahal ada banyak nilai dari sebuah tulisan.

Sejauh ini yang pernah saya ketahui, ada beberapa kasus dimana tulisan tidak bisa dimaknai. Pertama, tulisan bisa dibaca namun tidak diketahui artinya. Kedua, tulisan berarti tidak langsung sehingga membutuhkan tafsir khusus dari orang khusus. Ketiga, pembaca hanya mengetahui bahasa tertentu saja. Selain itu yang paling mendasar, keempat, tidak ada niat pembaca untuk mengambil makna.